21 Pengertian Evaluasi Pendidikan a. Secara Etimologi. Evaluasi berasal dari bahasa Inggris yaitu Evaluation akar katanya value yang berarti nilai atau harga. Nilai dalam bahasa Arab disebut Al-Qimah atau Al-Taqdir. 1 Dengan demikian secara harfiah, evaluasi pendidikan Al-Taqdir al-Tarbawiy dapat diartikan sebagai penilaian dalam bidang Sedangkanpengertian administrasi secara sempit adalah berasal dari kata administratie (bahasa: Belanda), yang meliputi kegiatan seperti catat-mencatat, pembukuan ringan, surat-menyurat , ketik-mengetik, agenda, dan lain-lain, yang bersifat teknis ketatausahaan (clerical work). Jelaskanfungsi investasi dalam administrasi keuangan! Setelah memahami pengertian administrasi keuangan dan fungsinya, tentunya kita juga perlu mengetahui apa saja manfaat administrasi keuangan . · penggunaan dana organisasi menjadi . Manfaat administrasi keuangan · pencatatan penerimaan dan pengeluaran suatu organisasi menjadi lebih teratur. PengertianStrategi, Etimologi, Perumusan Strategi dan Jenis-jenis Strategi teknik dan tata cara penyusunan strateginya dipelajari oleh banyak negara lainnya dan disebut dengan istilah seni administrasi (taktik strategos). Menurut Wikipedia, pengertian seni administrasi yakni pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan Bilamelihat secara etimologi, kata Administrasi memiliki arti ministrare, intensif atau bila melihat dalam bahasa indoneisa yaitu melayani, membantu, atau memenuhi. Menurut George Terry Pengertian administrasi perkantoran ialah suatu perencanaan, pengendalian dan pengorganisasian pekerjaan pada sebuah perkantoran dan menjadi penggerak Salahsatu pengertian administrasi keuangan adalah pengelolaan yang meliputi seluruh aktifitas yang berkaitan dengan keuangan untuk mencapai tujuan sebuah organisasi ataupun perusahaan tertentu. Dengan adanya administrasi keuangan yang baik, maka akan tercipta suasana kerja yang lebih nyaman serta produktif. Administrasikeuangan merupakan kegiatan yang berkaitan dengan keuangan seperti pencatatan pengeluaran, pemasukan, aliran serta sumber dana, sampai laporan keuangan dalam suatu perusahaan. Oleh sebab itu, pihak yang bergelut di bidang ini harus memiliki kemampuan penghitungan yang baik, cakap, dan cekatan. 5. Administrasi pendidikan Pengertian Administrasi Keuangan, Fungsi, Manfaat, Komponen, dan Contohnya Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli Tahun 2012 - Sedang Manajemen Keuangan - Konsep, Tujuan, Fungsi,Tugas, Para Ahli Istilah Administrasi Secara Etimologis Berasal Dari Bahasa Latin 2021 Vg5Dy. ISTILAH ADMINISTRASI Administrasi secara etimologis berasal dari kata Latin “ad+ministrare = melayani, membantu, memenuhi. Terbentuk kata benda “administratio” dan kata sifat “administrativus”, masuk ke dlm bhs Inggris “administration”, diterjemahkan dlm bhs Indonesia “administrasi”. Dikenal pula istilah bhs Belanda “adminitratie” mengandung pengertian sempit yaitu kegiatan ketatausahaan. PENGERTIAN ADMINISTRASI Administrasi adalah keseluruhan proses pelaksanaan keputusan yang telah diambil dan pelaksanaannya dilakukan oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya P. Siagian. Administrasi adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengendalikan suatu usaha pemerintah agar tujuan tercapai J. Wayong. Dari pengertian di atas, kegiatan administrasi tdk hanya terbatas pada kegiatan ketatausahaan, ttp meliputi seluruh rangkaian kegiatan pengendalian usaha kerjasama sekelompok manusia untuk mencapai tujuan bersama. PENGERTIAN ADMINISTRASI KESEJAHTERAAN SOSIAL John C. Kidneigh 1950, adm kesj sosial adalah proses mentransformasikan kebijakan sosial ke dalam pelayanan-pelayanan sosial melalui dua cara 1 mentranformasikan kebijakan ke dalam pelayanan sosial kongkrit, 2 menggunakan pengalaman dlm merekomendasikan perubahan kebijakan. Arthur Dunham, adm kesej sosial sbg proses pemberian dukungan dan fasilitas thd kegiatan yg diperlukan dlm pemberian pelayanan secara langsung oleh suatu lembaga sosial. Kegiatan adm dimulai dari penentuan fungsi dan kebijakan serta kepemimpinan eksekutif sampai pada pekerjaan-pekerjaan rutin. Rex A. Skidmore, adm kesj sosial suatu tindakan staf yang menggunakan proses 2 sosial ut menstranspormasikan kebijakan sosial lembaga ke dalam pemberian pelayanan sosial. Kodney, adm kesj sosial adalah suatu proses ut memobilisasi sumber-sumber lembaga, manusia dan materi ut mencapai tujuan yg telah ditentukan sebelumnya. Harleigh Trecker, mengintepretasikan adm kesj sosial suatu proses bekerja dg orang 2 dg cara mengarahkan dan menghubungkan energi mereka, shg mereka mampu menggunakan atau memanfaatkan sumber 2 yg tersedia ut mencapai tujuan pelayanan dan program pelayanan yg dibutuhkan masy. Selanjutnya Trecker merumuskan prinsip 2 adm kesj sosial yg ditulis para ahli sbb a. Adm suatu proses dinamis dan terus menerus. b. Proses dilaksanakan ut menyelesaikan atau mencapai tujuan umum. c. Sumber 2 manusia dan materi dimanfaatkan shg tujuan umum dicapai. d. Koord dan kerjasama adalah alat atau cara shg sumber manusia dan materi dpt dimanfaatkan. e. Scr implisit dlm berbagai definisi tdp unsur perencanaan, pengorganisasian, dan kepemimpinan. Kesimpulan, adm kesj sosial sbg tindakan dari staf/anggota yg memanfaatkan atau mentranformasikan kebijakan 2 sosial ke dlm pelayanan 2 sosial. Ini dilakukan oleh para eksekutif. Proses yg paling banyak digunakan, yaitu perencanaan planning, pengorganisasian organizing, pengarahan commanding, koordinasi coordination, kontrol control dan komunikasi communication. KARAKTERISTIK ADMINISTRASI KESEJAHTERAAN SOSIAL Adm yg dilaksanakan di lembaga 2 pelayanan sosial ditujukan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Pelayanan 2 yg diberikan lembaga sosial diklasifikasikan tiga kategori, yaitu 1 perbaikan keberfungsian sosial yg terganggu, 2 penyediaan sumber 2 sosial dan individual bagi keberfungsian sosial yg efektif, 3 pencegahan ketidakberfungsian sosial. Lembaga 2 sosial scr khusus berbentuk suatu badan/lembaga yg umumnya mewakili kepentingan masyarakat. Terdapat ukuran, skup, struktur dan jenis program dari organisasi badan/lembaga sosial. Adm memiliki tanggung jawab ut mengkaitkan kegiatan internal lembaga dengan masyarakat. Terdapat keperluan yg terus menerus ut membuat pilihan 2 tentang sumber 2. Lembaga sosial perlu menghindari penggunaan jumlah yg tdk proporsional dari sumber 2 yg dimiliki. Tanggung jawab utama ut menghasilkan, memelihara dan melindungi fungsi 2 lembaga secara optimal berada pada tanggung jawab eksekutif. Pelayanan yg ditampilkan oleh lembaga sosial memiliki unsur pekerjaan sosial yg semakin besar. Asumsi dasar administrasi pekerjaan sosial Menurut Tracker asumsi dasar administrator pekerjaan sosial, sbb 1. Memiliki pemahaman dan penerimaan serta komitmen yg mendalam thd nilai-nilai pekerjaan sosial. 2. Memiliki pengetahuan yg banyak ttg pekerjaan sosial sbg suatu pelayanan profesional thd orang. 3. Memiliki identifikasi yg kuat thd profesi pekerjaan sosial dan tujuan fundamental pekerjaan sosial 4. Mengitegrasikan praktik pekerjaan sosial dg teori administrasi. 5. Terlibat dlm menciptakan relasi kerja yg efektif dengan dan antar orang. 6. Bertanggung jawab ut menjaga kualitas pelayanan yg diberikan. Prinsip-prinsip dasar administrasi pekerjaan sosial Prinsip adalah aturan dasar/utama atau kebenaran yg berasal dari metoda yg diadopsi ut digunakan dlm tindakan/perbuatan. Prinsip administrasi pekerjaan sosial adalah pernyataan umum yg digunakan oleh administrator ketika melaksanakan pekerjaannya. Pernyataan 2 tsb merupakan gagasan terpisah, ttp saling terkait dan merupakan sebuah falsafah administrasi. Pentingnya prinsip bagi administrator pekerjaan sosial Mengarahkan dlm bertindak dan berperilaku secara profesional. Mengarhkan dlm membuat pilihan 2 dan keputusan tdk hanya dlm arti tehnis, ttp lebih didasari oleh keyakinan yg kuat ttg pekerjaan sosial, nilai 2 yg mendasarinya dan tujuan yg akan dicapai di masy. Administrasi pekerjaan sosial diarahkan oleh prinsip bekerja secara terencana dan konsisten. Ketika dihadapkan pada situasi dimana terjadi pertentangan nilai, administrator membuat keputusan didasarkan apa yg terbaik bagi klien. Berguna ut menganalisis masalah, penentuan tujuan, pemilihan metoda, pelimpahan tanggung jawab, dan evaluasi hasil. Prinsip dasar 1. Prinsip nilai 2 pekerjaan sosial. Administrator dan setiap orang pada lembaga pelayanan sosial bertanggung jawab menyediakan pelayanan yg diterima dan diarahkan oleh profesi pekerjaan sosial. Intinya adanya keyakinan akan harkat dan martabat klien ut berpartisipasi. 2. Prinsip kebutuhan masy dan klien. Kebutuhan masy dan individu selalu menjadi dasar bagi keberadaan program 2 dan lembaga pelayanan sosial. Memenuhi kebutuhan masy dan individu mrp tanggung jawab utamanya. 3. Prinsip tujuan lembaga. Tujuan dari lembaga hrs dirumuskan, dinyatakan, dipahami dan digunakan secara jelas. 4. Prinsip setting budaya. Budaya masy hrs dipahami sepanjang mempengaruhi cara mengekspresikan kebutuhan mereka. Adminsitrator hars memiliki pengetahuan ttg budaya masy. 5. Prinsip relasi yg bertujuan. Relasi yg berdasarkan penerimaan, kerjasama, saling menghargai, tanggung jawab bersama, dan partisipasi adalah dasar administrasi pekerjaan sosial yg demokratis. 6. Prinsip totalitas lembaga. Lembaga hrs dipahami dlm totalitas dan keseluruhan. 7. Prinsip tanggung jawab profesional. Administrator bertanggung jawab menyediakan pelayanan profesional yg berkualitas berdasarkan pada standar praktik profesional. 8. Prinsip partisipasi. Kontribusi yg memadai dari anggota diupayakan digunakan oleh adminsitrator dg mencoba melibatkan orang dlm pembuatan keputusan lembaga dan pemecahan masalah. 9. Prinsip komunikasi. Administrator bertanggung jawab ut menciptakan jalaur komunikasi yg menjamin bahwa komunikasi dilakukan secara terbuka dan digunakan sampai tingkat yg paling penuh. 10. Prinsip kepemimpinan. Administrator hrs melaksanakan 11. 12. 13. tanggung jawab pokok ut kepemimpinan lembaga dlm hal pencapaian tujuan dan penyediaan peleyanan profesional. Prinsip perencanaan. Administrator hrs melaksanakan kepemimpinan dlm proses perencanaan yg memungkinkan sebg individu 2 merencanakan pekerjaan dlm kaitannya dg tugas lembaga secara keseluruhan. Prinsip organisasi. Pekerjaan dari banyak orang hrs diatur dan disusun secara terorganisir, shg tanggung jawab dan hubungan kerja dpt ditetapkan scr jelas. Prinsip pendelegasian. Pendelegasian kekuasaan dan tanggung jawab thd petugas profesional lain penting krn tdk seorang eksekutifpun mampu menampilkan semua tugas 2 khusus yg hrs dilaksanakan. 14. Prinsip koordinasi. Pekerjaan yg didelegasikan kpd orang banyak hrs dikoordinasikan scr tepat, shg memberikan kontribusi thd misi yg akan dicapai. 15. Prinsip penggunaan sumber. Sumber uang, fasilitas dan personil hrs dilindungi, dipelihara dan digunakan scr hati 2 guna menjaga kepercayaan dr masy. 16. Prinsip perubahan. Administrator bertanggung jawab mengarahkan terjadinya perubahan yg diperlukan diputuskan scr demokratis. 17. Prinsip evaluasi. Evaluasi proses dan hasil. 18. Prinsip pertumbuhan. Pertumbuhan dan perkembangan anggota organisasi perlu ditingkatkan oleh administrator dg memberikan tugas 2 menantang, supervisi yg bijaksana dan kesempatan belajar. Pengetahuan administrator pekerjaan sosial Tujuan dan sumber-sumber lembaga Dinamika tingkah laku manusia Sumber-sumber masy khususnya sumber yg berkaitan dg lembaga Metoda-metoda pekerjaan sosial yg digunakan dlm lembaga Prinsip, proses, tehnik manajemen Asosiasi profesional pekerjaan sosial Teori organisasi Proses dan tehnik evaluasi. Tanggung jawab administrator pekerjaan sosial Memberikan kepemimpinan thd urusan internal lembaga perumusan kebijakan, pengembangan program, pegawai, evaluasi dan perencanaan jangka panjang Memberikan kepemimpinan thd urusan eksternal lembaga. Tugas-tugas administrator pekerjaan sosial Menentukan tujuan dan sasaran organisasi Merencanakan dan pengembangkan program Mendapatkan legitimasi, dukungan, dan sumber sosial Merancang struktur dan proses administrasi. Mengembangkan dan memelihara kemampuan staf Merencanakan alokasi dan kontrol sumber finansial Monitoring dan evaluasi program. Tindakan administrator pekerjaan sosial 1. Menerima accepting. Seorang administrator pekerjaan sosial menerima staf, klien, personil profesional, dan masy apa adanya. Dia hrs menghargai setiap orang sbg individu yg unik dg kelebihan dan keterbatasan, setiap orang berusaha menjadi yg terbaik. 2. Memperhatikan caring. Menebarkan kehangatan dan memberi anggota rasa memiliki. Tunjukkan tdk hanya dg kata 2 ttp juga dg tindakan. Menciptakan creating. Harus kreatif, gemar menjadi pionir/pembuat kebijakan yg inovatif yg akan memperbaiki pelayanan lembaga dan staf. Menciptakan demokrasi democratizing. Menghargai pendapat dan nilai 2 staf. Dia menyadari setiap anggota dpt memberikan kontribusinya ut kemajuan lembaga. Dia bukan sorang diktator/otokratis. Memberikan persetujuan approving. Memahami bahwa setiap orang staf/klien mengharapkan persetujuan/pengakuan. Dia memberi pujian dan pengharagaan kepada anggota/staf klw memang layak scr tertulis atau langsung. Mempercayai trusting. Mempunyai kepercayaan yg implisit kepada stafnya. Dia menghargai pandangan/gagasan dr anggota, walaupun mungkin ada perbedaan antara gagasan dg apa yg mereka lakukan. Memelihara keseimbangan personal/pribadi. Hidup dlm lingkungan yg baik, mempunyai perhatian thd kesehatan fisik dan mental dan berusaha ut bersikap rilek. Berusaha menyimpan prustrasi dan masalahnya shg tdk dilampiaskan kepada stafnya. Dia suka berkreasi dan melakukan hal yg menyenangkan dn mampu mendapatkan energi yg baru Pengertian Administrasi Keuangan adalah upaya pengelolaan mencakup semua aktivitas yang berhubungan erat dengan semua system keuangan untuk mencapai tujuan tiap perusahaan atau organisasi. Menurut para ahli pengertian administrasi dibagi menjadi 2 yaitu Arti Sempit Administrasi keuangan arti sempit adalah segala aktivitas yang berhubungan dengan pencatatan dan pemasukan serta pengeluaran untuk membiayai berbagai kegiatan organisasi, dalam bentuk berupa tata usaha atau tata pembukuan keuangan. Arti Luas Administrasi keuangan arti luas adalah kebijakan mengenai pengadaan serta penggunaan keuangan organisasi dalam mewujudkan kegiatan organisasi itu sendiri, dimana bentuknya berupa pengolahan keuangan meliputi perencanaan dan pengaturan serta pertanggung jawaban, dan pengawasan keuangan. The Liang Gie, mengatakan administrasi keuangan adalah suatu proses perencanaan dan penyediaan serta penggunaan uang dalam perusahaan atau organisasi. administrasi keuangan merupakan kegiatan dalam bentuk penataan keuangan, yang mencakup penyusunan sebuah anggaran belanja dan penentuan sumber dana serta cara pemakaian hingga pembukuan. Pelaksanaan administrasi keuangan yang baik dapat berdampak positif pada produktifitas dan suasana kerja dalam sebuah perusahaan. maka pengelolaan keuangan di suatu perusahaan akan tertata dengan baik dan dapat menghasilkan output yang lebih baik bagi setiap perusahaan. Fungsi Administrasi Keuangan Fungsi Investasi Fungsi investasi adalah tiap – tiap aktivitas pengelolaan dana ke dalam aktiva – aktiva yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan organisasi. Investasi juga bisa didapatkan dari dalam organisasi maupun dari luar organisasi. Invetasi dibagi dua kelompok, yaitu Investasi jangka pendek, contohnya kas, piutang, persediaan, dan sebagainya. Investasi jangka panjang, contohnya tanah, gedung, peralatan produksi, kendaraan, dan lain halnya . Fungsi Mencari Dana Dalam hal ini fungsi mencari dana adalah fungsi untuk mencari suatu modal untuk membiayai tiap – tiap aktivitas yang dilakukan organisasi. Selain itu fungsinya juga untuk memilih dan memilah dari berbagai sumber dana untuk masing – masing kebutuhan. maksudnya, suatu perusahaan diwajibkan memilih dana yang diambil dari pinjaman jangka pendek dan pinjaman jangka panjang atau dari modal perusahaa sendiri. Baca Juga Administrasi Perkantoran – Pengertian, Ruang lingkup, Tujuan, fungsi Fungsi Pembelanjaan Semua kegiatan yang berkaitan erat dengan penggunaan dana yang dapat digunakan untuk membiayai semua kegiatan, baik itu dana dari sendiri maupun dana dari luar. Dan juga, fungsi pembelanjaan ini berkaitan dengan proses produksi maupun pendukung. Fungsi Pembagian Laba Kegiatan pembuatan dan penentuan aturan untuk pembagian keuntungan tiap hasil usaha. Fungsi pembagian laba dapat dimasukkan dalam fungsi mencari dana. Dengan artian, perusahaan berupaya untuk mengembangkan sendiri usaha – usaha perusahaan dari dana perusahaan itu. Manfaat Administrasi Keuangan Secara umum, terdapat tiga manfaat dari administrasi keuangan adalah sebagai berikut Pengeluaran dan Pencatatan penerimaan organisasi menjadi lebih baik dan teratur. Penggunaan dana organisasi menjadi mudah dipantau dan dikendalikan dan lebih terkoordinasi serta lebih bermanfaat. Dapat meminimalisir terjadinya kekeliruan dalam membuat laporan keuangan Komponen Administrasi Keuangan Terdapat 3 komponen dalam administrasi, yaitu Perencanaan Keuangan, yaitu suatu kegiatan perencanaan pemasukan dan pengeluaran keuangan dalam jangka tertentu. Penganggaran Keuangan, yaitu suatu kegiatan yang berhubungan dengan pemasukan dan pengeluaran serta kegiatan lainnya yang dapat direncanakan sebelum dibuatnya detail anggarannya Pengelolaan Keuangan, yaitu penggunaan dana sedemikian rupa bertujuan untuk memaksimalkan semua kinerja perusahaan / organisasi Pencarian Keuangan, yaitu semua hal yang berhubungan dengan semua upaya pengadaan tiap dana agar tiap kegiatan perusahaan bias berjalan dengan baik. Penyimpanan Keuangan, adalah kegiatan aktivitas pengumpulan tiap dana perusahaan dan menyimpan dalam suatu di tempat yang aman. Pengendalian Keuangan, adalah semua hal yang berhubungan sama penilaian dan perbaikan semua system dan kinerja bagian keuangan di suatu perusahaan. Pemeriksaan Keuangan, yaitu kegiatan yang berkaitan dengan audit internal dibagian keuangan perusahaan dengan upaya pencegahan terjadinya penyimpangan keuangan. Petugas Administrasi Keuangan Pelaksanaan semua administrasi keuangan dapat dilakukan oleh beberapa petugas, yaitu Administrasi Kantor Sekretaris Tugas dan tanggungjawab administrasi kantor adalah Bertanggungjawab pada kegiatan keuangan antara pimimpin perusahaan dengan semua pihak lembaga keuangan, contohnya pada Bank. Melakukan pembayaran rekening pajak dan sumbangan dana dengan nama pimpinan perusahaan. Bertanggung jawab pada kas kecil dengan melakukan pencatatan serta menyediakan dana untuk keperluan rutin dengan nilai yang kecil. Bendahara Kasir Tugas serta tanggungjawab bendahara / kasir adalah menangani permohonan pengajuan dana kas kecil dan laporan pembukuan atas kas kecil dari administrator kantor. Lalu, mengisi dana kas kecil dalam bentuk cek atau uang tunai. Manajer Keuangan Tugas serta tanggungjawab seorang manajer keuangan adalah menerima serta melakukan pemeriksaan terhadap laporan kas, dan menyetujui permohonan untuk pengisian dana kas kecil. Baca Juga Joint Venture – Pengertian, Ciri, Jenis, Peraturan, Manfaat Administrasi – Pengertian, Unsur, Ciri, Fungsi, Tujuan Tugas Administrasi, Pengertian dan Ciri – Ciri Administrasi Tujuan Administrasi Keuangan dan Fungsi Administrasi Keuangan Pengertian Frontliner – Pengertian, Tugas, Jenis Jabatan, dan syarat Demikianlah penjelasan mengenai pengertian administrasi keuangan dan fungsi administrasi keuangan serta manfaat administrasi keuangan, komponen dan juga petugas administrasi keuangan. Trima kasih. Pengertian Administrasi Keuangan, Fungsi, Manfaat & Komponennya – Istilah administrasi keuangan sudah tidak asing lagi di dengar, istilah ini sangat berkaitan dengan masalah keuangan. Administrasi keuangan ini sangat mutlak digunakan dalam sebuah organisasi, karena setiap organisasi pasti memiliki sumber keuangan berikut dengan alokasinya. Pada pembahasan kali ini Pendidik akan memberikan penjelasan mengenai administrasi keuangan yang mencakup pengertian, fungsi, manfaat dan juga komponennya. Untuk itu langsung saja kita simak penjelasannya sebagai berikut Agar tidak salah dalam mengartikan apa itu administrasi keuangan, kita simak penjelasannya sebagai berikut Pengertian Administrasi Keuangan Secara umum, administrasi keuangan merupakan suatu upaya pengelolaan yang mencakup seluruh aktivitas yang berkaitan dengan keuangan guna mencapai suatu tujuan suatu perusahaan ataupun organisasi. Sehingga dengan adanya suatu administrasi keuangan yang baik maka akan tercipta suasana kerja yang lebih nyaman juga produktif. Adapun pengertian administrasi menurut para ahli terbagi menjadi dua yakni 1. Pengertian Dalam Arti Sempit Administrasi keuangan merupakan seluruh aktivitas yang berkaitan dengan pencatatan pemasukan dan juga pengeluaran untuk pembiayaan berbagai kegiatan organisasi, yang mana bentuknya dapat berupa tata usaha atau tata pembukuan keuangan. 2. Pengertian Dalam Arti Luas Administrasi keuangan merupakan suatu kebijakan tentang pengadaan dan penggunaan keuangan organisasi untuk mewujudkan kegiatan organisasi tersebut. Dimana bentuknya berupa pengelolaan keuangan yang terdiri dari perencanaan, pengaturan, pertanggungjawaban dan juga pengawasan keuangan. Administrasi keuangan merupakan suatu proses perencanaan, penyediaan dan juga penggunaan uang dalam suatu organisasi ataupun perusahaan. Dengan arti lain administrasi keuangan adalah suatu penataan keuangan yang terdiri dari persiapan suatu anggaran, menentukan sumber dana, cara menggunakan juga pembukuannya. Lebih singkatnya bahwa penerapan suatu administrasi keuangan yang baik akan berdampak positif pada suatu produktivitas dan pada suasana kerja di suatu perusahaan. Sehingga dengan begitu dapat menghasilkan output yang baik bagi perusahaan itu sendiri. Fungsi Administrasi Keuangan Adapun fungsi administrasi keuangan yang secara umum diantaranya adalah sebagai berikut 1. Fungsi Investasi Fungsi investasi merupakan seluruh aktivitas pengelolaan dana dalam aktiva-aktiva yang digunakan untuk mencapai tujuan suatu organisasi. Investasi dapat diperoleh dari modal organisasi atau dari luar. Adapun invetasi ini dapat terbagi menjadi dua kelompok, diantaranya adalah Investasi jangka pendek, seperti kas, piutang, persediaan, dan sebagainya Investasi jangka panjang, seperti tanah, gedung, peralatan produksi, kendaraan dan sebagainya. 2. Fungsi Mencari Dana Fungsi mencari dana merupakan suatu fungsi untuk mencari modal untuk membiayai semua aktivitas yang dilakukan oleh organisasi. Selain itu fungsi lainnya adalah untuk memilih dan memilah berbagai sumber dana yang tepat untuk masing-masing jenis kebutuhan. Maknanya bahwa suatu perusahaan harus memilih apakah dana diambil dari pinjaman jangka pendek, pinjaman jangka panjang atau dari modal perusahaan itu sendiri. 3. Fungsi Pembelanjaan Fungsi pembelanjaan merupakan seluruh kegiatan yang berhubungan dengan penggunaan dana yang digunakan untuk membiayai seluruh kegiatan, baik dana milik sendiri maupun dana dari luar. Sehingga dengan kata lain fungsi pembelanjaan disini berhubungan dengan proses produksi maupun pendukung proses produksi. 4. Fungsi Pembagian Laba Fungsi pembagian laba merupakan suatu kegiatan pembukuan serta penentuan aturan dalam pembagian keuntungan hasil usaha. Adapun fungsi pembagian lembaga dapat dimasukkan dalam fungsi mencari dana. Perusahaan berupaya mengembangkan usaha-usaha perusahaan dari dana perusahaan tersebut. Manfaat Administrasi Keuangan Adapun manfaat dari administrasi keuangan diantaranya adalah sebagai berikut 1. Untuk pencatatan penerimaan dan pengeluaran Suatu organisasi menjadi lebih teratur. 2. Penggunaan dana oraganisasi akan menjadi lebih terkendali, lebih terkoordinasi serta lebih bermanfaat tentunya. 3. Adanya administrasi keuangan akan mengurangi potensi terjadi kekeliruan pembuatan laporan keuangan, sehingga dapat meminimalisir. Komponen-Komponen Administrasi keuangan Administrasi keuangan terdiri dari beberapa komponen diantaranya adalah sebagai berikut 1. Perencanaan keuangan, yakni semua kegiatan perencanaan pemasukan juga pengeluaran keuangan dalam jangka waktu tertentu. 2. Pengangguran keuangan, yakni semua kegiatan yang berkaitan dengan pemasukan, pengeluaran dan juga kegiatan lainnya yang telah direncanaakan sebelumnya serta dibuat secara detail anggarannya. 3. Pengelolaan keuangan, yakni penggunaan dana sedemikan rupa yang bertujuan untuk memaksimalkan kinerja suatu perusahaan ataupun organisasi. 4. Pencarian keuangan, yakni semua hal yang berkaitan dengan upaya pengadaan dana agar semua kegiatan perusahaan dapat berjalan dengan baik. 5. Penyimpanan keuangan, yakni suatu aktivitas pengumpulan dana perusahaan dan menyimpannya di tempat yang aman. 6. Pengendalian keuangan, yakni semua hal yang berkaitan dengan penilaian dan perbaikan sistem atau kinerja bagian keuangan pada perusahaan. 7. Pemeriksaan keuangan, yaitu hal-hal yang berhubungan dengan audit internal pada bagian keuangan suatu perusahaan sebagai upaya pencegahan terjadinya penyimpangan. Petugas Administrasi Keuangan Dalam administrasi keuangan ada beberapa petugas yang menanganinya, diantara petugas administrasi keuangan adalah sebagai berikut 1. Administrasi Kantor Sekretaris Adapun tugas dan tanggung jawab dari petugas administrasi kantor atau sekretaris adalah Bertanggung jawab atas keuangan antara pimpinan perusahaan dengan pihak bank, seperti saat penyimpanan uang di bank. Melakukan pembubaran rekening pajak atas nama pimpinan perusahaan atau bisa disebut juga sebagai sumbangan dana. Mengurus kas kecil dengan melakukan suatu pencatatan dan menyediakan dana untuk keperluan rutin yang nilainya kecil. 2. Bendahara Kasir Tugas dari bendahara atau kasir adalah menerima suatu permohonan atau pengajuan dana kas kecil dan juga laporan pembukuan kas kecil dari administrator kantor. Kemudian mengisi dana kas kecil dalam bentuk uang tunai ataupun cek. Pengertian Administrasi Keuangan, Fungsi, Manfaat & Komponennya 3. Manajer Keuangan Tugas dari manajer keuangan adalah bertanggung jawab menerima dan melakukan pemeriksaan terhadap laporan kas kecil dan juga menyetujui permohonan pengisian dana kas kecil. Nah itulah tadi penjelasan mengenai Pengertian Administrasi Keuangan, Fungsi, Manfaat & Komponennya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Terimakasih 🙂