Gayahidup ini dihasilkan dalam anak-anak Tuhan sewaktu mereka mengizinkan Roh menuntun dan mempengaruhi hidup mereka sedemikian sehingga mereka membinasakan kuasa dosa, khususnya perbuatan tabiat berdosa, dan hidup dalam persekutuan dengan Allah (lihat cat. --> Rom 8:5-14; lihat cat. --> Rom 8:14; [atau --> Rom 8:5-14; 8:14] Karuniakesalehan adalah karunia Roh Kudus yang membentuk hubungan kita dengan Allah seperti anak dengan bapa; dan pada saat yang bersamaan, membentuk hubungan persaudaraan yang baik dengan sesama. Karunia ini menyempurnakan kebajikan keadilan, yaitu keadilan kepada Allah - yang diwujudkan dengan agama - dan keadilan kepada sesama. Pembaruanatau "kelahiran kembali" itu menjadi realitas dalam hidup kita sekarang ini - suatu realitas di dalam percaya, suatu realitas rohani. Siapa yang ada di dalam Kristus, dia sungguh adalah ciptaan baru: yang lama sudah benar-benar berlalu (2 Kor. 5:17). Siapa yang percaya adalah manusia baru. DalamKisah 5:3 Petrus memberitahukan kepada Ananias bahwa ia telah berdusta kepada Roh Kudus; dan dalam ayat yang berikutnya Petrus berkata kepadanya bahwa ia telah berdusta kepada Allah. Nyata bahwa Roh Kudus sesuai dengan Allah dan Ia adalah Allah. Dan di dalam 2Korintus 3:17,18 Tuhan dan Roh Kudus disamakan dan dipakai berganti-ganti. Dengandemikian, kita dapat berdoa kepadanya maupun bersama dia. Gereja kerap berdoa dalam persekutuan dengan Bunda Maria, oleh karena kerjasama Bunda Maria yang unik dan satu-satunya dengan Roh Kudus. Gereja mensyukuri apa yang telah dilakukan Allah kepada Maria, dan memohon dukungan doa syafaatnya. [50] Seranganterhadap doktrin Saksi Yehovah ini: 1) Kitab Suci membedakan antara 'Roh Kudus / Roh Allah' dengan 'kuasa Allah'. Luk 1:35 - ' Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau'. Kis 10:38 - 'mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa '. Bahwa kedua istilah itu dibedakan seperti itu SebabKristus, Putera Allah, yang bersama Bapa dan Roh dipuji, bahwa `hanya Dialah Kudus, mengasihi Gereja sebagai mempelai-Nya. Kristus menyerahkan Diri baginya, untuk menguduskannya, dan menyatukannya dengan diri-Nya sebagai Tubuh-Nya. Ia melimpahinya dengan karunia Roh Kudus" (LG 39). Sakramen(bahasa Inggeris: sacrament) —dengan kata sifatnya sakramental (bahasa Inggeris: sacramental), sebagaimana dipahami oleh Gereja Katolik, adalah tanda yang terlihat, yang dapat ditangkap oleh pancaindera, yang diwartakan oleh Yesus dan dipercayakan kepada Gereja, sebagai peranan yang dengannya rahmat dari Allah dinyatakan melalui tanda yang diterimakan, yang membantu penerimanya UlOHDR.